Taman Wisata Alam Mangrove Di Jakarta Utara


Kesan negatif sering sekali mengiringi nama dari Ibu Kota Indonesia yakni Jakarta, entah itu dari kemacetan, Kota yang sering terjadinya banjir pada setiap tahunnya ataupun tentang asap polusi dari kendaraan yang semakin tidak sehat, Selalu di perbincangkan oleh khalayak bila menyebutkan wilayah Jakarta sang kota metropolitan. Namun tahukah anda di balik sisi negatif dari daerah Jakarta ternyata masihlah terdapat segi positif yang mungkin akan menjadi penyeimbang sisi negatif dari seseorang yang berparadigma buruk ke pada Kota Jakarta.

Jika Bogor mempunyai suatu objek wisata berpemandangan asri dan juga alami seperti Taman Wisata Mekarsari dan Juga Taman Wisata Matahari. Ternyata Jakarta pun terdapat suatu taman wisata alam yang tidak kalah menarik dan eksotisnya dari ke dua taman wisata yang menjadi kebanggaan kota Bogor. Banyak orang di luar sana sering menyebutnya dengan Taman wisata Alam Mangrove pantai indah kapuk (PIK). Pemberian nama Taman Wisata Alam Mengrove lantaran hampir dari 40% kawasan wisata alam di Jakarta Utara tersebut di tumbuhi oleh pepohonan mangrove atau pohon bakau.

Taman Wisata Alam Mangrove

Keindahan alam dari area ekowisata mangrove di Jakarta Utara ini sudah sangat melegenda sekali oleh para traveler maupun backpacker yang berasal dari dalam negeri maupun mancanegara, Dan mungkin hal seperti inilah yang bisa menjadi alasan bagi anda untuk menghapuskan segala pemikiran buruk atau sisi negatif yang sering sekiranya menyudutkan kota Jakarta.
Ekowisata Mangrove Jakarta Utara

Berikut ini adalah informasi mengenai harga tiket masuk, dan beragam fasilitas menarik yang bisa anda peroleh jika berlibur ke taman wisata mangrove di Kota Jakarta.

1. Harga Tiket Masuk

Untuk harga pembelian tiket masuk ke area taman mangrove ialah 25.000 rupiah untuk persatu orang, yang hanya berlaku untuk turis lokal, karena jika untuk turis asing tarif tiketnya akan jauh lebih mahal yakni 125.000 rupiah. Namun harga tersebut sangatlah sepadan dengan apa yang nantinya akan kita peroleh jika sudah memasuki lokasi wisata alam mangrove.

Tiket Taman Wisata Alam Mangrove
2. Fasilitas

Berbagai fasilitas dan juga sarana demi menunjang kenyamanan pengunjung sudah tersedia secara lengkap di lokasi ekowisata hutan mangrove yang berada di Jakarta Utara ini. Misalnya saja adanya sebuah kedai makan, dan juga beberapa penginapan dengan harga yang masihlah terjangkau dapat kita temui di sini. Anda juga dapat menikmati keindahan (TWA) hutan mangrove dengan menyewa perahu cano sebesar 100.000 rupiah untuk setiap 45 menitnya, atau perahu mesin (Speed Boat) seharga 250.000 rupiah yang bisa di tumpangi 6 orang sekaligus.

Penginapan Di Wisata Alam Hutan Mangrove
3. Larangan

Ada satu larangan yang tidaklah boleh di langgar jika berlibur ke objek wisata hutan mangrove, yakni tentang tidak di perbolehkannya bagi semua pengunjung untuk membawa camera. Jika ada seseorang yang bersikeras melanggar peraturan yang sudah di tentukan tersebut denda yang harus di keluarkan ialah 1 juta rupiah. Namun meskipun adanya peraturan seperti itu tidak sedikit dari para pengunjung yang datang tetap saja nekat membawa camera ke area wisata hutan mangrove secara sembunyi - sembunyi. Karena banyak dari mereka mengaku sangat di sayangkan jika tidak mengabadikan liburannya di wilayah berpanorama seindah hutan mangrove (PIK) jika tidak di simpan ke dalam photo. Ada pula beberapa larangan lainannya seperti dilarang membawa binatang peliharaan, dan juga di larang membawa makanan maupun minuman dari luar.

Larangan Memasuki Taman Wisata Alam Mangrove

Semoga informasi mengenai taman wisata alam mangrove di kawasan angke kapuk ini dapat menjadi referensi bagi anda yang saat ini sedang mencari lokasi wisata yang terdapat pada kawasan Jakarta. Meskipun masihlah banyak sekiranya lokasi wisata berpemandangan indah yang ada di Jakarta namun tiada salahnya jika ekowisata hutan mangrove menjadi tujuan rekreasi anda di kemudian hari.

Artikel Terkait

Taman Wisata Alam Mangrove Di Jakarta Utara
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email